Tampilkan postingan dengan label Fanfiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fanfiction. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 November 2013

FF BTS -Not Finish-


Jin mencintainya, dan akan selalu mencintainya. Sorot mata polos yang mempesona. Senyum manis yang menenangkan jiwa. dan tingkah yang kekanakan yang akan membuat Jin tertawa, semua itu terlalu indah untuk lewatkan. Jin mencintainya, tanpa mempedulikan apapun.

DJongUp Present

“Hyungie~”
“…”
“Hyungie~ bangun!”
“…”
“Hyungie~ Hiks hyungie tidak sayang Jungie lagi hiks”
Suara isakan pelan membangunkan Jin dari tidur nyenyaknya. Saat membuka matanya, cahaya lampu yang menyorot terang menyambutnya. Argh! Dia benci cahaya lampu. Tunggu! Lampu? Bukannya dia selalu mematikan lampu sebelum tidur? Lalu siapa yang …
“Hiks hyungie hiks hiks”  
Jungkook! Jin menolehkan wajahnya dengan cepat. Jungkook berdiri di sampingnya, masih mengenakan piyamanya dan memeluk sebuah boneka kelinci.
“Jungie? Waeyo baby?” Jungkook segera melompat ke arah Jin, dan memeluknya erat. Yang dipeluk hanya bisa berkaget-kaget ria. Jin langsung balas memeluk Jungkook dan mengelus punggungnya.

oOo



salah satu ceritaku yang mungkin gak akan pernah selesai.Awalnya pengen ikut melestarikan BTS couple, tapi kehilangan mood. Ya sudahlah

Selasa, 19 Maret 2013

FF_OnKey_Yaoi_My Choise


Aku hanya mampu menatapnya dengan sedih. Katakanlah aku lelaki lemah atau cengeng, tapi inilah aku. Menatapnya dengan segala ketidak mampuanku. Mengikutinya dengan semua kelemahanku. Menguntitnya dengan semua kebodohanku. Jangan katakan kalau aku berlebihan. Hey, aku bukan remaja ababil. Aku hanya tidak pernah mampu.

Naiya OKS

with

My Choise

Oh, lihatlah senyumannya itu. Jantung ini semakin berdegub kencang setiap melihatnya. Wajahnya benar-benar manis. Pantas semua orang menjulukinya Diva. Dia memang seorang ratu yang dipuja-puja. Namun aku hanya mampu menampilkan senyuman miris. Tangan lembutnya itu, sudah digenggam orang lain. Lihatlah pipinya yang bersemu merah, ketika pria itu mengacak rambutnya. Ya Tuhan, rasanya aku ingin mati saja.

PUK

"Jinki, apa yang kau lakukan disini?" tepukan itu menyadarkanku. Taemin, sahabat terbaikku. Aku hanya tersenyum miris. Dia yang mengetahui sebagian besar tentang diriku dan perasaanku.

"Ya Tuhan Jinki! Berapa kali harus kukatakan padamu. Kenapa kau tidak mengerti juga?" dia bertanya dengan suara keras. Aku hanya mampu meringis mendengar suaranya yang tidak pelan itu. Beberapa orang melihat ke arah kami (termasuk si Diva). Aku menyenggol tubuh Taemin pelan.

"Hey jangan keras-keras. Kau membuatku malu" aku berkata sambil menarik tubuh Taemin menjauh. Dia benar-benar membuatku semakin rendah di mata 'nya.'

Aku membalikkan tubuhku ketika merasa ada yang menatapku. Tapi kurasa itu hanya perasaanku saja. Karena sama sekali tidak ada orang yang menatapku. Oh ayolah, siapa yang mau menatap Jinki si namja pemalu dan culun. Kurasa tembok pun tidak akan mau.

Mall ini benar-benar ramai. Sebenarnya aku benci tempat-tempat seperti ini. Tapi ya sudahlah. Apapun akan kulakukan untuknya. Tapi sepertinya ini adalah pilihan yang buruk karena aku hanya melihat pemandangan yang menyakitkan.

Tak terlalu jauh didepanku, dia berdiri. Mengandeng mesra seorang pria sambil memilih pakaian yang cocok untuknya. Dia memang seorang shopaholic. Seleranya juga sangat bagus. Tapi haruskah dia melakukannya di hadapanku. Ah, dia memang tidak pernah menyadari kehadiranku. Menatapku saja enggan. Bukankah sudah kujelaskan, aku hanyalah seorang namja culun dan pemalu. Memikirkan semua ini kepalaku menjadi pusing.

"Jinki, gwenchanayo?" Taemin menahan lenganku dan menatapku dengan khawatir. Taemin selalu menemaniku, menjagaku dan mengingatkanku. Dia namja yang baik, sangat baik malah. Sangat beruntung siapa pun yang mendapatkannya. Eh, kenapa malah membahas Taemin?

"Im fine Taem. Just dizzy." Aku mengusap rambutnya pelan.

"tapi Jinki?"

"Aku baik-baik saja." Aku menarik tangannya pelan. Kepalaku sudah sangat pusing dan aku sangat ingin istirahat. Dan sepertinya Taemin mengerti maksudku. Dia menyangga tubuhku dan membantuku berjalan.

"ayo kita istirahat di café." Kurasa itu bukan ide yang buruk. Café itu tidak terlalu ramai dan terlihat nyaman. Sekali lagi aku merasa ada yang menatapku dengan tajam, tapi siapa? Sudahlah aku tak mau memikirkannya.

"Kau harus berhenti Jinki."

"berhenti apa?" aku menatapnya bingung.

"ayolah Jinki. Jangan pasang wajah sok polosmu itu."

"berhenti apa Taem? Aku benar-benar tidak tahu."

"ini sudah tahun ketiga kau menjadi stalkernya. Apa kau tidak lelah? Kau hanya akan disuguhi pemandangan yang sama setiap harinya. Kau hanya akan merasakan sakit setiap harinya."

Aku terseyum lelah mendengar nasihatnya. "tidak bisaTaem. Aku mencintainya. Jauh lebih mencintainya daripada diriku sendiri."

"tidakkah kau melihatku Jinki?"

"apa maksudmu Taem?"

"aku yang selalu mendampingimu. Yang selalu mendukungmu. Yang selalu menopangmu. Tak sadarkah dirimu tentang perasaanku?"

Ini seperti sebuah batu besar menimpa tubuhku. Selama ini, Taemin yang sudah menjadi sahabatku ternyata mencintaiku. Oh Tuhan, kepalaku semakin pusing.

"Maaf Taem. Kita bicarakan ini nanti. Aku ingin istirahat." Yang bisa kulakukan hanya berlari. Menghindari semuanya. Ini terlalu berat. Dan aku tidak mampu.

Katakanlah aku pengecut, aku hanya bisa lari dari masalah atau apapun, aku tidak peduli. Kepalaku seperti akan meledak. Aku hanya bisa berlari, menghindar dari 'nya', menghindar dari Taemin, menghindar dari semuanya.

Dan disinilah aku berakhir. Taman yang sepi dan tak terawat. Tapi mungkin ini tempat yang tepat untuk merenung. Memikirkan ulang tentang semuanya. Termasuk aku dan Taemin.

Taemin, namja manis, baik, dan mencintaiku. Apalagi yang kurang? Untuk apa aku mengharap sesuatu yang tidak pasti? Menginginkan hal yang jelas tidak mungkin.

Haruskah aku menyerah sekarang? Meninggalkan cinta lama dan mencari yang baru. Haruskah aku begitu? Ataukah meneruskan perjuanganku mendapatkan 'nya'? meski aku tahu ia tidak akan mungkin menerimaku.

Sudahlah, aku lelah berfikir. Biarkan saja waktu menjawab semuanya. Kuikuti saja arus air yang mengalir ini. Aku sudah terlalu lelah.

END

EPILOG

Jinki menekan bel di depannya dengan pelan. Tak lama pintu itu terbuka dan Jinki memasuki rumahnya dengan pelan. Dengan malas dia duduk di sofa, diikuti dengan orang yang membuka pintu untuknya.

"dari mana saja kau?" suara ketus itu tetap terdengar cantik di telinga Jinki. Tapi Jinki hanya terdiam. Seolah tak mendengar apapun.

"Hey Jinki, aku sedang bertanya padamu!" suara itu terdengar semakin ketus. Jinki menghela nafas lelah.

"apa urusanmu Kim Kibum?" Tanya Jinki kesal.

"apa urusan- Tunggu! Kau memanggilku Kim? Kau memanggilku Kim Kibum?!" mata Kibum terbelalak tak percaya. Antara marah dan terkejut.

"lalu bagaimana aku harus memanggilmu Kibum?" Tanya Jinki tak sabaran.

"Harusnya kau memanggilku Lee Kibum." Suara itu terdengar lebih lemah. Bagai cicitan burung kecil. Jinki terkekeh pelan mendengar jawaban Kibum. Membuat Kibum mengerutkan dahinya.

"apakah kau pantas dipanggil Lee? " pertanyaan itu membuat Kibum terdiam. "setelah semua yang kau lakukan padaku? Setelah kau bersenang-senang dengan Choi, kau bisa seenaknya kembali kepadaku? Kau pikir semudah itu?"

"Tapi kau juga melakukan hal yang sama Jinki. Kau juga selalu bersama Taemin. Kau kira aku tidak tahu?"

"Taemin? Ah mungkin memang seharusnya menikah dengannya saja. Harusnya aku tak mengajukan permintaan bodoh untuk menikahimu."

"APA? Jadi pernikahan kita bukan perjodohan?"

"Kau pikir hanya sebatas perjodohan?!" Tiba-tiba Jinki merasa marah. entah apa penyebabnya. "Tiga tahun Kibum. Tiga tahun aku mencintaimu dalam diam. Kupikir dengan menjadikanmu milikku, kau bisa menerimaku. Tapi apa? Kau semakin menghancurkanku. Kau semakin sering bersama Choi sialan itu."

Kibum hanya diam. Otaknya benar-benar sedang buntu saat ini. Semua kejutan ini membuatnya kaget. Tentu saja, siapa yang tidak kaget bila diberi kejutan semua ini. Melihat Kibum hanya diam, Jinki memantabkan hatinya kembali.

"aku sudah mengurus surat perceraian kita. Aku lelah. Kau tinggal tanda tangan saja dan semuanya akan selesai."

Selesai berkata, Jinki melangkahkan kakinya ke kamar tamu di rumahnya. Terlalu kesal untuk tidur di kamarnya dan Kibum. Sudahlah memang begini akhirnya.

FF_JoTwins_Yaoi_Our Special Day

Kwangmin melupakan hari penting untuknya dan Youngmin. Youngmin marah. Dan apa yang terjadi selanjutnya?


Naiya-OKS aka Jung Ah Yeon

With
Our Special Day


Kwangmin hanya menatap frustasi kertas-kertas di hadapannya. Dia tidak punya konsentrasi untuk mengerjakan itu semua. Otaknya sedang berpusat pada namja cantik yang sekarang –mungkin- berada di rumah.

Namja cantik bernama Jo Youngmin. Entah apa penyebabnya, tapi dia benar-benar merindukan namja cantiknya itu. Memikirkannya saja membuatnya semakin rindu. Dia benar-benar ingin pulang dan bertemu huswifenya itu.
TOK TOK
"masuk" Kwangmin menyahut asal tanpa melihat pintu.
"KWANGIE!" Kwangmin mendongakkan wajah dengan cepat. Dan matanya terbelalak menatap seorang Jo Youngmin berdiri di depannya.
"Kwangie! Kenapa diam saja?" bibir Youngmin mengerucut imut. Tangannya bergerak di depan mata Kwangmin, berusaha membuatnya tersadar. Tapi sepertinya tidak juga berhasil.
"JO KWANGMIN!" kesal, Youngmin berteriak di telinga Kwangmin. Dan akhirnya, cara ini berhasil.
"eh Youngie, kenapa bisa berada disini?" Tanya Kwangmin bingung.
"jadi Kwangie tidak suka Youngie datang? Baiklah Youngie pula saja." Sepertinya namja cantik itu marah. Dia kembali ke pintu sambil menghentak-hentak kakinya.
Kwangmin dengan cepat tersadar. Dia segera menarik tangan Youngmin dan memeluknya dengan erat.
"aku hanya kaget Youngie. Kukira kan istirahat di rumah. tiba-tiba muncul disini." Kwangmin berkata sambil mencubit pipi Youngmin.
"Youngie bosan di rumah. Youngie mau menemani Kwangie saja."
Kwangmin tersenyum lembut, lalu menuntun Youngmin duduk di sofa. dia membaringkan tubuhnya di pangkuan Youngmin dan memeluk tubuhnya erat.
"aku merindukanmu baby." Kwangmin menggesekkan wajahnya ke perut Youngmin dan membuatnya tertawa kegelian.
"Miss u too Kwangie." Jemari lembut Youngmin mengusap perlahan rambut kecoklatan milik Kwangmin.
"eh Kwangie, kau ingat tidak ini hari apa?"
"memangnya hari apa Youngie?"
"jadi kau lupa?" bibir Youngmin kembali mengerucut.
"Mianhae Youngie, tapi aku benar-benar lupa."
"Kwangie menyebalkan!"
Dahi Kwangmin berkerut. Dia berusaha mengingat, apa yang special di hari ini. Tapi tidak ada kok.
"Hahahaha…" kwangmin kembali tersadar ketika mendengar suara tawa renyah itu. Youngmin sedang tertawa sambil menutup wajah dengan tangan. Kwangmin menatapnya dengan bingung.
"maaf Kwangie. Aku hanya bercanda kok." Youngmin mengedipkan matanya dan mengecup kening Kwangmin. Rasanya, Kwangmin ingin menjedotkan(?) kepalanya ke tembok. Bagaimana bisa huswife-nya yang polos mengerjainya?
"Kwangie kau tahu tidak?"
"hm?"
"Aku hamil"
"Kwangie! "
"Kwangie kenapa diam saja?!"
"JO KWANGMIN! AKU HAMIL ANAKMU BODOH!"


END

Sabtu, 16 Maret 2013

FF_JoTwins_Yaoi_I Want To Be Your Seme


“haruskah aku melakukannya?” Youngmin menggigit bibirnya takut.
“ayolah hyung. Kau sudah menunggu lama untuk ini” Minwoo menepuk bahu Youngmin.
“Ini keputusanmu Youngminnie. Aku hanya bisa mendukungmu.” Jeongmin tersenyum.
“TAPI BAGAIMANA JIKA KWANGIE TIDAK MAU??!!!”

Naiya-OKS
With
I Want To Be Your Seme

Jo Twins. Julukan untuk dua orang “pangeran” di sekolah ini. Mereka cerdas, kaya, tampan, berprestasi, dan wajah mereka mirip. Banyak yang berharap mereka adalah pasangan kekasih, saudara yang tertukar, atau apalah itu. Tapi ternyata mereka hanyalah orang biasa dengan wajah yang mirip.
Jo Youngmin dan Jo Kwangmin. Wajah mereka sangat identik, namun kita bisa membedakan mereka dengan mudah. Youngmin memiliki rambut kuning, dan Kwangmin dengan rambut coklat.

^^^

“WHAT THE??!!!”
“Waeyo Kwang?”
“Something wrong?”
“…”
“…”
“HAHAHAHAHAHA…”
Kwangmin menatap horror pada bunga mawar dan boneka pikachu PINK yang tergeletak di lokernya. Siapa orang gila yang berani melakukan itu?
“Donghyun hyung, ada tulisannya. Coba kau lihat!”
“HAHAHAHAHA…coba kau baca Hyunseung. Tulisan ini membuatku ingin ngompol hahahaha…”
Kwangmin menarik notes kecil itu dengan cepat dan membacanya.

Jo Kwangmin, aku menyukaimu.
Jadilah uke-ku!

Jo Youngmin

“HELL NO!!!”

END

Author notes :
RnR please. But Don’t Bash The Chara! Gomawo J

FF_JoTwins_Yaoi_Im Jealous


Youngmin menghentak-hentakkan kakinya dengan keras. Sesekali bibirnya bergerak-gerak seolah sedang mengomel. Tingkahnya yang sangat imut itu membuat seme-seme melihatnya dengan tatapan lapar. Dan sepertinya Youngmin tidak menyadari jika dirinya menjadi pusat perhatian.

Naiya-OKS
With
I’m Jealous!!!

“Hyung, apa yang terjadi denganmu?” Youngmin menatap Minwoo dengan heran.
“Memangnya aku kenapa Minwoo?”
“Err, kau terlihat berbeda hyung.” Ujar Minwoo pelan
“Jinjja? Apa aku terlihat lebih macho?”
Minwoo cengo mendengar pertanyaan Youngmin. Sejak kapan seorang Jo Youngmin yang terkenal karena kecantikannya menjadi macho?
“Minwoo! Kenapa diam saja?” Minwoo tersentak kaget mendengar suara Youngmin.
“Err tidak hyung. Kau semakin cantik.” Meski Minwoo memuji Youngmin dengan tulus, namun tetap saja wajah Youngmin menjadi lesu.
“gwenchanayo hyung?” Tanya Minwoo khawatir
“Ne Minwoo.” Aku tidak baik-baik saja, sambung Youngmin dalam hati.

^^^
Kwangmin menatap Youngmin dengan heran. Namjachingu-nya hanya menatap makanannyaa tanpa berniat memakannya sama sekali.
“Youngie, apa kau baik-baik saja?”
“memangnya aku terlihat tidak baik-baik saja?” Tanya Youngmin dengan sarkatis.
Kwangmin meneguk ludah dengan sulit. Tentu saja dia kaget. Namja manisnya yang biasanya lembut tiba-tiba menjadi kasar.
“Youngie, apa aku membuat kesalahan?” Tanya Kwangmin takut-takut.
“kau merasa membuat kesalahan tidak?” Skak Mat. Kwangmin hanya mampu terdiam.
“Mianhae Youngie jika aku membuat kesalahan. Tapi aku benar-benar tidak tahu kenapa kau marah.”
“memangnya aku marah?”
“Tidak. Tapi kau ketus padaku.”
“kau tau kenapa aku ketus padamu?”
“aku tidak tahu Youngie. Karena itu aku bertanya padamu.” Kwangmin merasa gemas sampai ingin menggigit Youngmin. Sedari tadi pembicaraan mereka hanya berputar-putar saja.
“…”
“Youngie?”
“…”
“Youngie, jebal!”
“…”
“…”
“Kwangie, kau tahu kenapa aku marah?”
“memangnya kenapa?”
“AKU CEMBURU!!!”
“eh?! Cemburu? Memangnya aku pernah mendekati namja lain?” Youngmin menghela nafas pelan.
“aku akan menceritakan semuanya padamu, tapi janji jangan tertawa oke?”
“aku janji Youngie.”
“Pinky promise?” kwangmin tersenyum mendengar permintaan Youngmin. Namjachingu-nya itu memang sangat polos. Kwangmin mengulurkan kelingkingnya.
“Ne, pinky promise.”
“Aku…”
“aku?” kwangmin menunggu dengan tidak sabar.
“akucemburukarenaKwangiejugacantik”
“EH? Katakan dengan perlahan Youngie.”
“Aku cemburu karena karena Kwangie juga cantik.” Wajah Youngmin memerah sempurna ketika mengatakannya. Sepertinya dia sangat malu.
Kwangmin cengo. Sepertinya dia sangat kaget dengan alasan Youngmin.
“err maksudmu Youngie?” Youngmin memutar bola matanya dengan bosan.
“kau tahu? Banyak seme yang mendekatiku karena mereka menginginkan Kwangie menjadi uke mereka. Tentu saja aku marah karena kau adalah semeku. Dan bagaimana bisa seorang seme sepertimu menggantikanku sebagai uke.” Bibir Youngmin mengerucut imut sambil menatap Kwangmin tajam.
“Hahahahaha…”
“Kwangie, kau sudah berjanji tidak tertawa!”
“ups, maaf Youngie. Habis alasanmu lucu sekali sih.”
“Huh! Kwangie menyebalkan!”
“Baiklah. Sekarang Youngie ingin bagaimana?” Youngmin tersenyum licik mendengar pertanyaan Kwangmin. Namun sepertinya Kwangmin tidak menyadarinya karena masih sibuk menahan tawa.
“Aku…ingin menjadi seme Kwangie!”
“EH?!!”

END

AN : well this is my comeback =D

Jumat, 06 Januari 2012

Info Blog dan FF YAOI


Hari ini saya mau bagi-bagi info buat yang cari FF tapi ngga nemu-nemu. Yah saya emang udah lumayan lama jadi pembaca FF terutama yang shonen-ai sama yaoi. Dulu sih juga sering baca yang straight, Cuma setelah kenal dunia yaoi#ceilah bahasanya# saya kok ngerasa jadi aneh baca yang straight. Tapi saya masih baca kok yang straight tapi biasanya yang Switch Gender#plakk sama aja dong. Tapi kalo buat nulis sendiri, susah banget rasanya. Meski hampir mirip kayak cerpen(menurut saya), tapi tetep aja susah. Saya bikin satu aja hampir 2 minggu ngga selesai-selesai. Rasanya idenya habis mulu. Padahal itu FF sederhana banget. Saya sampe heran kalo baca ada author yang bisa bikin Cuma 2 JAM. Eh kenapa malah jadi curhat ya?
Oh ya lanjut, buat yang belum tahu FF itu apaan saya jelasin ya#plak sok tau. FF itu cerita yang dibuat berdasarkan Film, Komik, Acara TV yang pake tokoh atau situasi yang sama kayak aslinya. Kalo mau tahu keterangan lain, cari mbah google aja ya. Ada banyak kok. Kalo shonen-ai sendiri artinya kisah percintaan cowok sama cowok. Kalo yang udah pernah denger istilah yaoi, shonen-ai beda-beda tipis. Cuma kalo yaoi itu lebih ke yang adegan pencintaannya sedang shonen-ai lebih ke perasaannya.
Sesuai niat awal, aku mau share beberapa blog yang FF-nya keren menurut aku. Tapi ya emang sih, semuanya yaoi dan shonen-ai. Jadi yang suka, mending langsung menyingkir aja daripada ntar pada kena ayan hehehe XD. Ok, cekidot!
Kayak namanya, ini blog khusus buat yaoi. Ada banyak author disini tapi favorit aku bunnyfamily2321 sama bluedevil9293. Cuma sering sedih, di blog ini banyak yang angst. Angst itu FF yang make banyak emosi. Biasanya berakhir sad ending.
yah ini blog juga khusus yaoi SHINee. Ada banyak couple disini. Ngga Cuma Onkey, 2Min, sama JongNo. Tapi juga ada JongKey, JinBoon, dll. Pokoknya kalo biasnya SHINee, mending kesitu aja deh. Cuma yang ngga suka yaoi, sebaiknya menyingkir.

ini blog salah satu author di suunSHINee yaoi fanfics(SYF). Namanya Vienasoma eonni. Dia juga termasuk author favorit saya. Pokoknya ceritanya keren-keren.

Alhamdulillah, Vienasoma eonni juga author di sini. FF disini juga keren-keren. Cuma rata-rata fokus ke JinKibum.

Ini blog saya datengin ngga sengaja. Blog ini ngga khusus buat FF yaoi. Ada juga yang straight. Yang cari CD korea asli, dateng aja. Blog ini menjual Korean album lengkap(kayaknya sih).

Sesuai namanya, blog ini sebagian besar ceritanya ke YunJae. Meski juga ada YooSu. Oh ya, blog ini khusus yaoi.

Ini juga saya temukan ngga sengaja. Suka sih ceritanya cakep-cakep kayak Siwon oppa. Cuma banyak yang angst. Tapi ada juga yang romance. Di sini juga ngga khusus yaoi kok.

Ini dia blog yang saya sering datengin kalo lagi suntuk, bete, galau dll. Mian Dew eonni. Bukannya apa-apa, tapi authornya aka Dew eonni(kayaknya sih) gokil banget. Yang perlu distabilo, ini bukan blog YAOI. Emang sih ada yang pairing yaoi tapi dibikin cerita yang bener-bener bikin kita ngakak semalaman. FF fave saya, henry chronicle. Sumpah ceritanya gokil banget. Ada juga curhatan authornya, juga FF yang serius. Pokoknya kalo lagi galau, wajib dateng kesini.

Kalo blog ini khusus untuk yaoi dan yuri. Tau yuri? Bukan Yuri SNSD. Yuri itu versi ceweknya yaoi. Yah pemainnya cewek-cewek gitu. Jadi jangan ngarep ada straight disini ya. Disini pairingnya lengkap. Dari SuJu, SNSD, 2NE1, SHINee, After School, CN Blue dll. Pokoknya lengkap deh.

Kayaknya sih, ini blog khusus buat 2Min. jadi buat 2Min Shipper, dateng aja. Dulu namanya Not Really A 'Black Rose'. Cuma kayaknya authornya lagi hiatus. Saya udah lama ngga maen kesana jadi ngga tau deh.

Seneng banget waktu tau ada blog khusus Infinite. Biasanya kan susah banget tuh cari FFnya Sunggyu dkk. Apalagi yang yaoi. Buat para Inspirit, dateng aja. Ceritanya kayak Sungjong oppa. Cakep dan keren semua.

Ini saya temuin baru-baru ini. Waktu cari FF infinite, nemu deh. Blog ini juga ngga khusus buat yaoi. Ada yang straight. Dan juga ada FF yang pake bahasa inggris. Keren pokoknya.


Sebenarnya masih ada yang lainnya, Cuma saya lupa. Kapan-kapan saya share lagi kalo inget. Ada juga sih yang straight Cuma saya agak lupa, habis ngga pernah maen lagi sih. Kebetulan saya juga udah ngge begitu minat sama yang straight. Kalo emang ada yang minat, ntar saya bikinin artikelnya#emang ada?. Oh ya, kalo ada yang punya blog atau FF yaoi, kasih link-nya ya.

FF_2Min_Yaoi_Letter


Title : Letter(saya ngga bisa bikin judul)
Author : Naiya_OKS aka Jung Ah Heon
Genre : angst,romance
Rating : general
Cast : Minho x Taemin,
Cameo : Jonghyun, Onew, Key, Jino,
Disclaimer : Onew punya Key. Key punya Onew. Selain itu, semua punya saya#maksa
A/n : ini FF pertama saya, jadi maaf kalo banyak typo, kata aneh dan lain sbg.

~~POV Minho~~
“ Hyuuunggg!!!”
Suara itu menahanku untuk melangkah. Seolah ada yang membuatku terpaku tanpa bisa bergerak. Aku mengenali suara itu. Suara orang yang kucintai.
“ada apa Minnie? Tidak usah berteriak. Ini masih pagi.” Ujarku lembut sambil membelai kepalanya. Beberapa orang mengatakan bahwa aku adalah seorang Ice prince. Tapi sepertinya hal itu tidak berlaku terhadap namja manis di depanku ini.
“mian hyung. Aku hanya excited melihatmu tadi.” Jawabnya sambil menundukkan kepalanya. Merasa bersalah mungkin.
“ sudahlah. Tak apa. Memangnya ada apa?” huft, aku memang tidak pernah bisa marah padanya.
“hyung tahu tidak? aku gembira sekali pagi ini. Lihat apa yang kutemukan di laci mejaku.” tersenyum manis sambil menyodorkan sebuah surat berwarna pink. Aigoo, senyumnya manis sekali. sayangnya aku hanya seorang sahabatnya. Bukan namjachingu-nya. Tekankan, BUKAN namjachingunya.
“apa ini Minnie?”
“bukalah hyung.”
Mata ini terpaku padamu
Bibir ini selalu menyebutkan namamu
Kaki ini selalu melangkah mendekatimu.
Jantung ini berdebar keras saat melihatmu
Saranghae. Jadilah namjachingu-ku Taeminnie~~

With love
Joon
Tanganku terkepal keras. Seolah ada bara api di hatiku sekarang. Ingin rasanya berteriak pada namja manis di depanku ini, “ Minnie saranghae!”. Tapi aku tahu, aku tak akan pernah bisa. Aku terlalu takut jika nanti dia mengetahui perasaanku, dia akan menjauhiku. Lebih baik begini, dia ada di dekatku.
“bagaimana hyung?”
“bagaimana apanya Minnie?” tanyaku balik sambil memaksakan seulas senyum di wajahku.
“bagaimana menurutmu? Apa aku harus menerimanya?”
“itu terserah padamu Minnie. Aku duluan Minnie. Aku ada kelas pagi. Annyeong.” Ujarku sambil berjalan cepat meninggalkannya.
“ Babo” bibir itu bergumam sambil menggigit bibirnya supaya isakannya tidak keluar.
~~~
“ Ya’ Minho! Kau kenapa? Dari tadi latihan salah terus.” Tegur Jonghyun, teman satu band-ku.
Bagaimana aku bisa konsentrasi jika otakku masih memikirkan perkataan Taemin tadi pagi. Bahkan dia tidak pernah tersenyum semanis itu jika bersamaku. Aish, namja sialan itu! (Joon maksudnya. Bukan taemin. Ayo, yang biasnya Joon oppa, gebukin Minho!)
“kau kenapa Minho? Sedang ada masalah?” Onew bertanya sambil menepuk pundakku pelan.
“tidak apa-apa hyung. Aku hanya sedang memikirkan perkataan Taemin.”
“memangnya apa yang dia katakan padamu? Kau sudah menyatakan perasaanmu?”
“bukan. Tadi pagi Minnie cerita jika dia ditembak Joon (mati dong. XD).” Ujarku pelan.
“APAAA!!!!”
“kalian berdua kenapa sih hyung? Mau membuatku tuli mendadak ya?” tanyaku kesal. Bagaimana bisa mereka membuatku semakin kesal, padahal suasana hatiku sedang buruk.
“joon? Bukannya dia baru masuk 2 hari yang lalu?”
“hm” aku hanya bergumam malas. Dia baru masuk 2 hari dan sudah membuat sekolah heboh. Bahkan sekarang dia sudah menembak Minnie-ku.
“ckckck jadi sekarang kau kalah dengannya Minho?” Jonghyun berkata sambil terkekeh pelan.
“Aish, jangan mengejekku hyung atau aku akan membuat Jino menjauhimu!”
“ Ya kodok! Awas saja kalau kau berani begitu!”
~~ End Minho POV~~
~~~
~~ Taemin POV~~
“ Key, kau yakin rencana ini akan berhasil?” tanyaku pada sahabatku, Key yang sedang sibuk dengan desain gaun malamnya (bukannya Key namja ya?)
“kau tenang saja Minnie. Percayalah jika dia pasti akan mempertahankanmu.”
“tapi bagaimana jika dia sebenarnya tidak mencintaiku?” tanyaku sambil mulai terisak pelan.
“ percayalah. Minho itu menyukaimu. Aku bisa melihat itu dari matanya.”
~~~
Sebenarnya ini bukan ideku, tapi ide Key hyung. Surat itu sebenarnya ditulis Joon Hyung (aneh ya manggil Joon Oppa pake hyung atas paksaanku. Yah sebenarnya, Joon hyung itu sepupuku. Dan aku meminta bantuannya supaya membuat Minho hyung cemburu. Aku memang mencintai Minho hyung, tapi semua itu aku pendam karena aku takut mengungkapkannya. Tapi sekarang aku ragu bahwa Minho hyung mencintaiku. Mungkin kasih sayangnya selama ini hanya sebatas hyung dan dongsaeng.
~~~
Aku merindukan Minho Hyung. Bagaimana tidak? Sudah seminggu ini dia menjauhiku. dia tidak pernah ada di kelasnya saat istirahat, ponselnya selalu tidak aktif, dan jika aku ke rumahnya, bibi di rumahnya selalu bilang, dia sedang tidak ingin diganggu. Sebenarnya kenapa sih dia?
“hyung, bagaimana ini?” tanyaku sambil merengek ke Key hyung yang sedang sibuk dengan online shopping-nya.
“apanya yang bagaimana Minnie?” tanyanya balik tanpa melihatku. Huft, aku mempoutkan bibirku kesal.
“Minho hyung menjauhiku. bagaimana ini? Hiks hiks”tanyaku pelan sambil menahan isakanku tidak keluar. Tapi tetap saja, tangisanku terdengar. Key hyung akhirnya mengangkat kepalanya dan menoleh kepadaku.
“tenanglah Minnie. Minho itu juga menyukaimu. Aku yakin dia melakukan itu karena dia cemburu.” Ujarnya sambil menepuk pundakku pelan.
~~~
hey, kau sudah dengar beritanya? Minho kapten tim basket kita sudah mempunyai yeojachingu.”
ne, aku sudah tau. Kemarin aku melihatnya di mall. Aigo, mereka mesra sekali.”
aku iri sekali pada mereka, Minho sangat tampan dan yeojachingunya pun sangat cantik.”
aku setuju denganmu. Kudengar dia dari Amerika ya.”
beruntung sekali ya yeoja itu?”
Apa yang mereka bicarakan? Minho hyung punya yeojachingu? Jadi itu alasannya dia menjauhiku belakangan ini. Karena dia sibuk dengan yeojachingunya. Ugh, rasanya hati ini sakit sekali. kakiku mendadak lemas dan aku semakin sulit untuk bernafas.
~~~
~~Author POV~~
Sudah hampir seminggu Taemin tidak masuk sekolah. Dan tidak ada yang tahu alasan pastinya. Key berusaha menghubungi ponselnya tapi selalu tidak aktif. Pernah sekali dia datang ke rumah taemin tapi ternyata, Taemin sedang pergi. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh keluarganya. Karena bingung akhirnya Key memutuskan untuk menanyakannya pada Minho.
~~~
~~Minho pov~~
Kaget, itu yang kurasakan saat melihat Key berjalan menuju kelasku. Siapa yang dia cari disini? Kelas Onew kan bukan disini. Huft semoga dia tidak membahas Minnie.
“minho, boleh aku bertanya padamu?”
“tanyakan saja.” Jawabku acuh sambil (pura-pura) membaca buku fisika dihadapanku.
“hey sejak kapan kau suka fisika? Bukannya kau paling benci fisika?” Tanyanya heran.
“sejak kau jadi pendiam. Kau mau Tanya apa?” tanyaku sebal.
“ne ne. tidak usah ngamuk. Jika kau ngamuk ra…” ucapannya berhenti karena mulutnya kututupi dengan buku.
“sudah jangan bertele-tele. Ada apa?”
“kau tau apa yang terjadi pada Minnie?” suaranya berubah serius. Ayolah, apa yang terjadi dengannya?
“kenapa dia?”
“dia sudah tidak masuk hampir seminggu. Kau tahu dia kemana?”
“kenapa kau Tanya padaku? Seharusnya kau Tanya pada Joon. Dia kan namjachingunya.”
“ aigoo! Ternyata tebakanku benar. Selama ini kau cemburu!”
“HAH! Siapa yang cemburu!” aish, diva satu ini menyebalkan sekali. bagaimana Onew bisa tahan berdekatan dengannya?
“kuberitahu kau satu hal. Joon itu sepupu Minnie.”
“oh sepupu.” Ujarku pelan.
“APA!sepupu? jadi mereka bukan sepasang kekasih?” ujarku kaget. Bagimana mungkin.
“ne mereka bukan kekasih. Aku yang mengusulkan ide ini supaya kau sadar pada perasaanmu. Ternyata kau malah menjauhinya. Padahal Minnie sangat menyukaimu lho kodok.”
“ aish! Jadi selama ini kalian membohongiku. lalu dimana Minnie sekarang?”
“mana aku tau. Sudah ya, aku mau mencari Minnie lagi. bye kodok.”
“ya! Jangan panggil aku kodok!”
~~~
Dimana dia. aku sudah mencarinya di sekolah, rumah, bahkan ke tempat teman-temannya, tapi hasilnya nihil. Dia hilang ditelan bumi. Ketika aku bertanya pada Joon, dia malah memarahiku karena menjauhi Minnie. Bagaimana bisa aku dekat dengannya, kalo yang aku tahu dia sudah mempunyai namjachingu. Oh ya, aku ingat. Dia punya tempat special yang akan dia datangi jika dia sedang ada masalah. Aku yakin, dia sedang disana. Tidak sia-sia ternyata dekat dengannya dari kecil, membuatku tahu kebiasaan-kebiasaannya.
~~~
“Minnie, apa yang kau lakukan disini? Kan disini dingin sekali.” tanyaku lembut sambil menutupi tubuhnya dengan jaket. Setelah berputar-putar mencari, akhirnya aku menemukannya. Terdiam di pinggir sungai Han.
“Mi-Minho hyung! Apa yang hyung lakukan disini?” mata itu mengerjab beberapa kali. Mungkin tidak yakin jika ini aku.
“kenapa kau balik bertanya sih?”
“aku hanya heran kenapa hyung ada disini. Kenapa tidak bersama yeojachingumu? Apa kalian sedang kencan disini?”
“hah? Yeojachingu? Sejak kapan aku punya yeojachingu Minnie?” tanyaku heran. Bagaimana dia bisa bilang aku punya yeojachingu. Hatiku kan masih dikurung dihatinya#plakk minho lebay ya.
“sudahlah, hyung tidak perlu berbohong padaku. teman-temanku banyak yang melihat hyung di mall.” Perlahan butiran Kristal mulai turun dari matanya.
Tawaku langsung meledak mendengar perkataannya. Taemin, I got you! Tapi melihatnya menangis membuatku tidak tega. Akhirnya tawaku berhenti perlahan.
“jadi maksudmu saat aku bersama Heon noona(author numpang eksis ya.) memilih kado ulang tahun untuk namjachingunya?” tanyaku sambil berusaha menahan tawaku. “kuberitahu ya Minnie, Heon noona itu sepupuku yang baru datang dari Amerika.”
“jadi dia sepupumu hyung? Hyunggg NAPPEUN!!! Kenapa membohongiku?”
“hey siapa yang membohongimu. Salah sendiri percaya gossip murahan seperti itu. Jadi itu alasanmu menghindariku? Ternyata Minnie-ku cemburu ya?” semburat merah sontak muncul di kedua pipinya.
“ANI!!! Aku tidak cemburu. PD sekali kau hyung.”
“sudahlah. Akui saja kalau kau cemburu. Anggap saja ini balasan karena kau juga sudah membuatku cemburu.”
“maksud hyung?”
“Key sudah menceritakan semuanya padaku. aku tahu kau sengaja membohongiku kan?”
“Key, NAPPEUN!!!”
“sudahlah. Jangan marah-marah.” Ujarku pelan sambil merengkuh tubuh mungilnya ke pelukanku.
“saranghae Nae Minnie.”
“nado hyung.”
~~FIN~~
Hwa, akhirnya kelar juga ini FF. Setelah nulis hampir seminggu, akhirnya saya ngga sanggup lagi dan saya paksa ke ending. Akhirnya, FF pertama saya keluar. Mimpi saya kesampaian deh. Meski lama banget, tapi bersyukur deh, akhirnya selesai juga. Yah semoga setelah ini, saya bisa menulis FF lagi ya. Nih saya kasih bonus photo 2Min. saya kan baik hati#plak